Teks Berjalan

KELUARGA BESAR INKAI KOTA BONTANG

Senin, 28 November 2016

UJIAN DAN NASIONAL KHUSUS INKAI 2016


Kepada
Yth. PARA KETUA
1. PENGURUS PROVINSI INKAI
2. AFFILIASI PUSAT INKAI
di Indonesia

1. Dasar,

a. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga INKAI.

b. Kalender Kegiatan Dewan Guru INKAI tahun 2016 tentang Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam (DAN) Nasional INKAI Khusus.

c. Surat Keputusan Dewan Guru INKAI nomor SKEP/08/DG.INKAI/XI/2016 tanggal 15 November 2016.

2. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka kami sampaikan dengan hormat kepada Pengurus Provinsi INKAI dan Pengurus Affiliasi Pusat INKAI Se-Indonesia bahwa kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam (DAN) Nasional Khusus INKAI tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Dewan Guru INKAI akan dilaksanakan pada :
Hari, tanggal : Minggu, 18 Desember 2016
Waktu : 09.00 – 17.00 WIB
Tempat : Sekretariat & Honbu Dojo INKAI
Jl. Jenderal Urip Sumoharjo No. 17, Jatinegara
Jakarta Timur 13310.

3. Kepada Penpgrov dan Affiliasi Pusat INKAI Se-Indonesia agar mensosialisasikan dan mengirimkan anggotanya pada kegiatan tersebut diwilayahnya masing-masing.

4. Adapun persyaratan kegiatan terlampir.

5. Demikian untuk menjadi maklum, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

PENGURUS PUSAT 
INSTITUT KARATE-DO INDONESIA



Selasa, 01 November 2016

Indonesia National Karate Team


indonesianationalkarate
click pada gambar diatas untuk melihat Team Nasional Karate
Indonesia National Karate Team
@indonesianationalkarate

Sisilia Babak Perebutan Medali Perunggu Kata Putri Kejuaraan Dunia


Saturday INDONESIA will be in Final Bronze match with Italy 🇮🇩🏆
Pray for Sisilia Ora @orasisilia .
.
#roadtoasiangames2018 
Karateka Indonesia Sisilia Ora Agustiani yang turun di senior kata perorangan  putri di Pol 2, babak pertama menang angka lawan Bechane Irene/Mozambiquw, skor 5-0. Bapak kedua Sisilia menang angka lawan karateka Van Lokven Samatha/Nederlads,  skor 3-2. Babak ketiga Sisilia menang angka lawan Bleul Jasmin/Germany dngan akang 3-2.  Di babak perebuatan juara pool 2. Sisisilia dikalahakan dengan angka 1-4, krateka  Sayed Sarah dari Egypt. Kejuaraan dunia karate “23th WKF World Senior Championships. Berlangsung October 26-30, 2016 Linz, AUSTRIA”.......Selanjutnya

Kamis, 20 Oktober 2016

Proposal Seleksi BIMP-EAGA Th.2016 Cabor Karate

Related image 


TEHNIK MEMATAHKAN BENDA KERAS (TAMESHIWARI)



Teknik meremuk/mematahkan/menghancurkan benda/objek keras hanya merupakan salah satu bagian kecil dari Latihan Karate, dimana dalam teknik ini sebenarnya merupakan peragaan kecepatan dan tenaga yang dapat dicapai oleh tubuh lewat serangkaian proses latihan yang panjang dan melelahkan.
Seorang Karateka harus mampu memusatkan dan membangkitkan segala kekuatannya terhadap objek yang akan diremukkannya. Bila muncul keraguan dalam dirinya akan kemampuan meremukkan benda tersebut, bahkan sebelum dia melakukan pukulan, maka keraguan yang muncul tersebut mau tidak mau, suka tidak suka  akan mengurangi kekuatannya dalam memukul, dan kalau sudah begitu tentunya objek yang akan dijadikan sasaran memukul pastinya tidak akan remuk. Pada prinsipnya bisa tidaknya objek tersebut remuk atau hancur, itu tergantung dari pemusatan  dari pikiran kita. Takut akan sakit biasanya membuat siswa ragu-ragu, dan dengan demikian mengurangi tenaga dan kecepatannya. Siswa harus dapat membangkitkan dan mengembangkan kepercayaan diri sendiri dan mampu mengatasi ketakutan psikologis tersebut. Ia harus menyadari bahwa  ia harus mempertaruhkan tenaga dan mental yang amat besar , kebulatan tekad dan latihan pemusatan yang dinamis yang merupakan kunci dari latihan-latihan meremukkan atau mematahkan benda-benda keras.
Untuk meremukkan atau mematahkanbenda-benda keras , diperlukan prinsip-prinsip sebagai berikut:......Selanjautnya
 
 

PENGETAHUAN DASAR KARATE DI DOJO

Pemahaman dan Pengetahuan Dasar Karate di Dojo, Hal-hal penting  yang harus diketahui Karateka selama di Dojo.



Pengelompokan Karateka dalam berbagai level ditujukan agar dapat  mendorong para murid untuk berlatih dan menghindari kejenuhan dalam latihan. Pengelompokan tingkat Karateka tersebut umumnya dapat diklasifikasikan sebagai berikut:



a.   Tingkat Kyu atau pemula ,mereka disebut Mudansha dan umumnya level ini dimulai dari bilangan besar (10 / 9) ke kecil (1/ 1) sebagai pembeda yang mengacu pada tingkat penguasaan akan substansi teknik dasar perguruannya. Penggunaan ikat pinggang dengan berbagai warna yang diadopsi oleh Gichin Funakoshi dari sistem Judō oleh Jigoro Kano lazim digunakan sampai saat ini sebagai pembeda tingkat, dan biasanya umumdimulai dengan warna putih bagi Kohai yang baru memulai  latihan.



b.    Tingkat Dan atau lanjutan / mahir , mereka disebut Yudansha  dan umumnya level ini di Shotokan dimulai dari bilangan kecil   ( 1 ) ke besar ( 9 / 10 ) sebagai pembeda yang lebih mengacu pada tingkat penguasaan jiwa lewat pemahaman teknik    berdasarkan substansi filosofi perguruannya.Warna ikat  pinggang yang paling umum dipakai adalah hitam (meskipun pada  beberapa ryu / aliran ada beberapa variasi warna yang dilakukan).Khusus  Yudansha ada banyak istilah yang lebih spesifik dalam hal  penyebutan nama, yaitu :.....Selanjutnya

Kamis, 06 Oktober 2016

JALAN YANG DISEBUT DENGAN KARATE

 
Secara tradisional, seni bela diri (dalam Bahasa Jepang disebut budo) di Jepang sebagaimana tempat kelahirannya di Okinawa, dibuat sebagai cara untuk memperkuat dan membangun tubuh dan pikiran. Dari sana, karate mulai berkembang dan mendapat adopsi yang lebih luas. Dengan kata lain, seni bela diri Jepang dimulai dengan kata (bentuk) dan etika. Ambil saja contoh seni Jepang upacara minum teh dan merangkai bunga. Sementara tidak masalah minum teh atau merangkai bunga sesuka hatimu, lewat memperkenalkan dengan gaya dan etika yang sesuai, kedua seni ini di Jepang disebut dengan akhiran “do”, yang berarti arah atau jalan; sa-do (dibaca cara untuk minum teh) dan ka-do (cara untuk merangkai bunga).

Lewat kata dan etika, dua hal ini dikenal sebagai “sebuah jalan” (dalam karate). Sebuah jalan yang didalamnya diperlukan untuk memahami sifat manusia, merefleksikan diri sendiri dan membangun pikiran yang selaras dengan bumi lewat mencintai bunga-bunga, alam, dsb. Seni Jepang lain yang juga telah ditetapkan sebagai jalan adalah sho-do (cara menulis kaligrafi) dan ko-do (cara menyajikan wewangian).

Belajar seni-seni tersebut tanpa merangkul jalan yang menyertainya, belajar tanpa etika dan tata cara yang sesuai, akan menghasilkan karakter yang miskin pengetahuan. Atas dasar inilah Master Gichin Funakoshi dianggap sebagai Bapak Karate Moderen, sebagai orang yang menambahkan akhiran “do” pada karate hingga menjadi kata karate-do.

Sementara banyak atlet olah raga yang dianugerahi fisik yang kuat, karakter sebagian dari mereka masih dipertanyakan. Para atlet ini, diluar kekuatan fisiknya, tidak mematuhi pelatihan yang tepat yang sesuai dengan regulasi dan aturan olah raga mereka masing-masing. Mereka hanya berpikir untuk menang, untuk mengalahkan lawan mereka. Hanya karena satu tujuan ini dalam pikiran mereka, mereka mengesampingkan berlatih yang benar. Secara fisik mereka memang semakin kuat, sementara secara emosi mereka tidak berkembang. Keadaan seperti itu sangat berbahaya....click disini untuk baca selanjutnya